Salah satu tugas bahasa indonesia yaitu membuat cerita tentang teman sebangku. Apalagi disuruh lengkapi dengan kalimat langsung dan majasnya juga. Hal tersebut bisa dicari contoh hasilnya di PintarKuy. Berikut ini hanyalah cerita pendek dari biografi teman sebangku yang berjudul Sang Penggenggam Dunia.


Sang Penggenggam Dunia


Kebahagiaan orang tua adalah ketika anaknya lahir ke dunia dengan selamat tanpa kurang suatu apapun. Jumat, 24 Agustus 2001, tepat sebelum raja siang mencapai titik tertingginya, lahir seorang putra bernama Umar Bil Amri. Buah hati pertama dari pasangan Bapak Karman dan Ibu Junah. Tangisan bahagia sontak bergemuruh di ruangan yang menjadi saksi bisu kedatangannya ke dunia. Umar adalah panggilan akrabnya. Harapan kedua orang tuanya kelak ia akan menjadi pemimpin yang bisa membawa perubahan besar menuju kejayaan.

Umar tinggal di Perumahan Gang Musala Al Hikmah, Jakarta Selatan, daerah yang cukup strategis untuk menunjang kehidupan. Banyak fasilitas seperti sekolah, mini market, tempat beribadah, dan fasilitas umum lainnya bergerak di sana. Hidup bersama kedua orang tuanya, Umar tumbuh dan berkembang dengan penuh balutan kasih sayang. Ayahnya selalu menasehatinya agar rajin beribadah, berperilaku jujur, dan berbuat baik terhadap sesama. Itu lah yang membentuk karakter Umar menjadi pribadi yang baik.

Ketika berusia empat tahun, Umar mulai memasuki ranah pendidikan. Orang tuanya memasukkan Umar ke TPA Nurul Huda yang berlokasi dekat dari rumah. TPA Nurul Huda merupakan lembaga pendidikan yang berfokus dalam membina dan menerapkan ajaran tentang Al-Quran. Pada masa ini lah Umar mendapat berbagai pelajaran bermanfaat, pembinaan akhlak, dan teman-teman baru. Selain itu, Umar juga belajar untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan suasana yang baru. Pendidikan di TPA sangat berkesan baginya. Sifat anak-anak masih melekat dan mendorongnya untuk mengekspresikan apa yang ia mau. Umar merasa merdeka dan nyaman belajar dengan kondisi seperti itu. Dengan perbekalan yang cukup ini, orang tuanya berharap ketika masuk ke TK, Umar sudah bisa membaca, menulis, dan memiliki ilmu yang lebih sehingga dapat membantu mempercepat proses pemahamannya nanti.

Tahun 2006, ia masuk ke TK Islam Amalina yang berlokasi dekat dari rumahnya. TK Islam Amalina ini menggunakan standar belajar berdasarkan kementrian pendidikan dan ajaran agama Islam. Fasilitas di TK Amalina ini mendukung tumbuh kembang Umar. Ia merasakan kenyamanan dan kebahagiaan saat belajar ditambah dengan fasilitas area permainan anak-anak yang bersih. Berhubung jarak yang ditempuh cukup jauh, maka Umar diantar dan dijemput oleh pengasuhnya. Jika untuk menyebrangi jalan, satpam sekolah yang membantunya. Setelah dirasa cukup berani dan hafal dengan medan, ia pun mencoba untuk pulang ke rumah sendirian. Berkat ilmu yang sudah didapatkannya terlebih dahulu di TPA, Umar hanya menjalani TK selama satu tahun.

Ada suatu insiden yang tidak terlupakan bagi Umar pada saat TK. Berawal ketika Umar menyadari jarak antara rumah dan TK nya cukup jauh bila ditempuh dengan jalan kaki, maka timbul minat Umar untuk belajar sepeda. Kedua orang tuanya dengan sigap membelikan sepeda untuknya belajar. Kebetulan, di dekat rumahnya, terdapat lapangan yang terbilang luas dan cocok digunakan untuk belajar sepeda. Ditemani oleh saudaranya, ia bergegas untuk memanfaatkan waktunya. Jalanan lurus merupakan hal yang diperlukan untuknya saat belajar sepeda. Hari itu jalanan terlihat lenggang dan kosong, maka Umar mencoba untuk menambah kecepatan laju sepedanya. Tanpa disadari olehnya, muncul tukang jamu yang membawa jualannya dari arah yang berlawanan. Umar terkejut setengah mati, dengan sigap tangannya refleks menarik tuas rem. Dari jauh saudaranya berteriak, “Awas, ada tukang jamu!” Teriak Aldi. Namun apa daya semua sudah terlambat, Umar yang belum mahir mengendarai sepeda harus menelan pil pahit menabrak tukang jamu pada latihan perdananya.

“Kalau naik sepeda hati-hati, Nak…,” lirih tukang jamu kesakitan.

“M-m-maaf, Bu. Saya tidak sengaja menabrak ibu,” ucap Umar memelas meminta maaf.

“Untung dagangan saya tidak apa-apa. Hanya kaki saya yang sakit,” rintih tukang jamu.

“Maafkan saudara saya ya, Bu, dia sedang belajar mengendarai sepeda,” timpal Aldi.

“Lain kali, jaga baik-baik dia. Jangan sampai seperti ini lagi,” saran tukang jamu.
Untungnya, tukang jamu tersebut masih mau memaafkan Umar karena merasa kasihan melihatnya yang baru belajar mengendarai sepeda.

Lepas dari kehidupan TK, Umar melanjutkan pendidikannya di SD Negeri 02 Pondok Tebu. Alasannya memilih sekolah ini karena selain lokasinya yang strategis, biaya yang dikenakan juga relatif murah. Pada masa SD ini, mulai terlihat potensi IT yang dimilikinya. Melalui video yang dibuat, Umar menunjukkan kebolehannya. Bukan hanya video, Umar juga dapat mengoperasikan komputer melebihi temannya yang lain. Suatu hari, Umar datang ke ruangan komputer untuk memasukkan gim di salah satu komputer. Hari berikutnya, ia kembali melakukan hal yang sama. Berawal dari itu lah, gurunya menyadari ada bakat IT pada diri Umar.

Masa SD banyak kejadian tak terlupakan yang dialami oleh Umar. Suatu hari, ia sedang berjalan menuju ke rumahnya. Namun di tengah perjalanan, ada satu hal yang menarik pandangannya, pohon mangga. Buah yang sudah matang pada pohon itu seperti memanggil Umar untuk mengambil salah satunya. Ia mulai memutar pikiran memikirkan cara untuk mendapatkan mangga tersebut. Kebetulan di sampingnya ada beberapa batu yang dikira cukup untuk membuat salah satu mangga jatuh ke genggamannya. Diambilnya batu tersebut dan diarahkan ke pohon. Nahas, lemparannya meleset dan memecahkan lampu jalanan. Sontak Umar panik dan menangis. Ia lari ke rumah dengan air mata menetes di setiap jalan yang dilewatinya. Beruntung, ayahnya dengan sigap membenahi lampu jalanan tersebut.

Umar sudah mulai kenal warnet (warung internet) sejak SD. Ia sering menghabiskan waktunya untuk bermain gim online. Suatu hari, Umar yang sudah mahir mengendarai sepeda berangkat menuju warnet. Sesampainya di warnet, ia parkirkan sepeda tersebut dan bergegas menuju ke dalam. Dua jam dihabiskannya di depan komputer untuk bermain gim. Setelah itu, ia langsung bergegas pulang. Sudah setengah perjalanan, ternyata ia baru ingat sepedanya masih terparkir di warnet, tanpa piker panjang langsung bergegas mengambil sepedanya.

Melihat anaknya yang mulai kecanduan dengan gim online, orang tua Umar mengambil sikap dengan membelikannya komputer. Tujuannya agar Umar tidak perlu menghabiskan waktunya di warnet, sekarang dapat dilakukan di rumah. Itu lah komputer pertama yang Umar miliki.
Tiba ketika Umar duduk di kelas 3 SD. Tiga tahun sudah dilewatinya di SDN 02 Pondok Tebu. Banyak kegiatan, pelajaran, dan agenda yang telah dilaluinya.

Pagi itu Umar lalui dengan semangat mempersiapkan diri untuk aktivitas sekolah. Seperti biasa, ia berangkat mengendarai sepedanya. Hari berjalan begitu cepat. Jam sepuluh, ada panggilan untuk Umar melalui guru piket. Panggilan tersebut menyatakan Umar diperintahkan untuk pulang ke rumah lebih awal dari biasanya. Tanpa piker panjang, ia langsung bergegas.

Sesampainya di depan rumah, ia bingung seperti anak ayam kehilangan induknya melihat banyak orang yang lalu-lalang di rumahnya. Bendera kuning berkibar tepat di halaman rumah. Umar mulai merasakan firasat yang tidak enak. Benar saja, saat masuk, ia melihat ibunya yang sudah terbujur kaku dengan wajah pucat pasi dan kondisi sudah dikafani. Bagai petir di siang bolong, ternyata perintah untuk pulang itu adalah ibunya yang telah tiada. Umar muda tidak kuat membendung air mata dan perasaan yang berkecamuk dalam hatinya. Ia menangis sejadi-jadinya sambil memeluk tubuh ibunya yang mulai mendingin, semakin dingin, hingga Umar merasakan cahaya hidupnya sirna perlahan. Ibu yang telah merawat, mengasuh, dan membina sejak kecil kini sudah pergi untuk selamanya. Kehilangan sosok ibu, membuat Umar sangat terpukul dengan keadaan dan berpikir dunia sudah berhenti hari itu.

Enam tahun pendidikan SD dijalaninya dengan lancar. Tiba lah saat menjelang ujian nasional. Umar mempersiapkan diri dengan maksimal. Hari-harinya diisi dengan belajar dan belajar. Hasilnya, saat ujian nasional datang, ia dapat menyelesaikannya dengan baik. Terbukti dari NEM (Nilai Ebtanas Murni) 27,5 diperoleh berkat kerja kerasnya. Namun, Umar merasa ada kejanggalan dengan hasil tersebut.

Umar menyadari bahwa hampir satu angkatan memperoleh NEM di atas 27. Suatu hasil yang fantastis bagi sekolah. Ia menduga ada yang salah dengan penilaian dari pihak internal terhadap nilai ujian nasional SDN 02 Pondok Tebu.

Lepas dari SD, Umar melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 12 Jakarta Selatan. Alasannya memilih SMPN 12 karena ada saudara yang juga menimba ilmu di sekolah tersebut. Selain nilai yang memenuhi, faktor rayon/daerah juga mendukung Umar masuk ke SMPN 12 Jaksel. Jaraknya yang cukup jauh membuat Umar harus menggunakan sepeda motor untuk sekolah setiap harinya. Berbekal pelajaran mengendarai sepeda motor oleh ayahnya sebelum masuk SMP, Umar pun sudah berani mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Masa SMP ini banyak memberi perubahan bagi kehidupan Umar. Ia mulai memasuki organisasi. Organisasi yang dipilihnya yaitu Rohis (Rohani Islam). Di Rohis lah ia mulai aktif dengan berbagai kegiatan yang sudah diagendakan. Seiring berjalannya waktu, tanpa diduga Umar menjadi salah satu kandidat untuk menjadi ketua Rohis. Umar bersaing dengan 2 kandidat lainnya. Berdasarkan latar belakang islami dan religius, terpilihlah Umar menjadi ketua Rohis SMPN 12 Jaksel. Hal baru bagi Umar menjadi ketua dalam suatu organisasi. Berkatnya, Rohis berkembang pesat.

Menginjak kelas 8, Umar mulai terjun ke dunia blog. Usaha ini ia tekuni hingga kurang lebih satu setengah tahun. Dari sini lah ia mendapatkan penghasilan rutin setiap bulannya. Penghasilan tersebut digunakan untuk membantu orang tuanya dan juga memenuhi kebutuhan pribadi. Namun sayang, ia berhenti saat menjelang ujian nasional.

Masa SMP dilalui Umar dengan tanpa masalah. Umar melanjutkan pendidikannya di SMA Negeri 1. Ia memilih SMAN 1 karena awalnya untuk motif jaga-jaga seandainya tidak masuk ke SMAN 90 Jakarta. Namun, Qadar Allah menentukan Umar lebih cocok untuk masuk ke SMAN 1. Dengan NEM mencapai 36, Umar masuk ke kelas CI (Cerdas Istimewa), kelas yang berisikan orang-orang jenius di atas rata-rata. Umar bertemu suasana dan kawan baru dengan berbagai latar belakang dan budaya yang berbeda.

Memasuki kelas 10, awal masa SMA dimulai, Umar langsung menunjukkan kebolehannya dengan menjuarai kompetisi blog tentang fisika se-Indonesia. Berbekal bantuan dari guru pembimbing yaitu guru komputer SMAN 1, Umar berhasil meraih peringkat satu. Prestasi tersebut semakin menunjukkan potensi dan bakat yang dimiliki oleh dirinya. Potensi terpendam yang tidak tersalurkan selama menjalani pendidikan di SD dan SMP.

Tidak berhenti di situ, Umar kembali menjuarai lomba web design di SMK Bina Informatika se-Jakarta Selatan. Prestasi ini diraihnya saat menduduki kelas 11, selisih satu tahun dari yang sebelumnya.

“Ayah berpesan sama kamu, jangan terlalu berbangga dengan apa yang kamu dapat, karena di atas langit masih ada langit,” pesan Ayah.

Perkataan itu lah yang selalu teringat dalam benak Umar ketika ia meraih suatu prestasi. Ia bersyukur kepada Allah terhadap apa yang didapatnya. Tidak pernah sekalipun Umar membanggakan prestasinya karena ia sadar bahwa di atas langit masih ada langit. Selalu bertawakal kepada Allah dan menuruti perintah orang tua untuk meraih kesuksesan.

Selain di bidang IT, Umar juga mendirikan suatu organisasi dengan singkatan GYM (Gerakan Yuk Mentoring). Organisasi ini berlatar belakang islam dengan tujuan menjadikan anak muda lebih bermanfaat kegiatannya dengan cara islami. Di mentori langsung oleh Kak Maliq, Mentor Teladan Indonesia. Awalnya organisasi ini hanya beranggotakan lima orang dari SMPN 12, namun kini sudah mencapai tiga puluh orang. Umar berharap dengan adanya organisasi ini, para pemuda lebih tergerak untuk menggiatkan kegiatan mentoring sebagai pemenuhan kebutuhan rohani secara islami.

Qadar Allah kembali menjodohkan Umar dengan Rohis. Tanpa diduga, Umar terpilih menjadi ketua Rohis SMAN 1. Berbekal pengalaman menjabat menjadi ketua Rohis di SMPN 12, seharusnya bukan lah hal yang sulit baginya untuk mengulangi di SMA. Namun, perbedaan mulai dirasakan oleh Umar. Jika di SMA, organisasi benar-benar dilepas oleh pembina, membiarkan kepengurusan menjalankan hak otonomi untuk menjalankan organisasi tesebut. Hal itu yang menjadi tantangan bagi Umar sebagai ketua.

Menginjak kelas 12, pikiran Umar mulai terbuka tentang cara menghadapi masalah. Seluruh permasalahan yang silih berganti datang dapat diselesaikan dengan baik. Umar mulai tumbuh dewasa. Perlahan, kepribadian religius sudah melekat erat padanya. Ia benar-benar mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam pada kehidupannya. Ia berharap semua itu dapat memberikan manfaat bagi diri dan lingkungan sekitar.

Berbekal potensi IT yang dimilikinya, Umar berniat untuk melanjutkan jenjang pendidikan di PTN (Perguruan Tinggi Negeri) dengan mengambil jurusan Sistem Informasi. Namun, kedua orang tuanya tidak bisa melepasnya jauh, sehingga ia memutuskan untuk memilih UI atau UIN sebagai pelabuhannya. Harap penuh doa selalu dipanjatkan kepada Yang Maha Kuasa.
Itu hasil dari karya teman admin. Silakan gunakan untuk diambil contohnya. Jangan gunakan sebagai contekan dan kecurangan lainnya. Mohon untuk menghormati pembuat ya sobat pintar.

Semoga bisa bermanfaat. Bagikan juga ke teman-temanmu agar mereka juga tahu.

Cerita Tentang Teman Sebangku 'Sang Penggenggam Dunia'

Ingin belajar bahasa arab tapi bingung mulai dari mana ?

Sebelumnya perlu diketahui, bahasa arab memiliki beberapa cabang ilmu, diantaranya ilmu nahwu, sharaf, mantiq, balaghoh, dan arudh.

Namun, diantara cabang-cabang tersebut, ada dua ilmu dasar yang mesti pemula kuasai terlebih dahulu, yaitu ilmu nahwu dan ilmu sharaf. Dengan mempelajarinya, insyaaAllah kita bisa membuat kalimat dalam bahasa arab dengan benar sesuai kaidahnya.

Adapun cabang ilmu lainnya selain nahwu dan sharaf (mantiq, balaghoh, arudh, dll) sudah bukan mempelajari tentang cara membut kalimat, tetapi sudah berbicara tentang membuat kalimat yang indah secara susunan ataupun maknanya.

Perbedaan Nahwu Sharaf


Pada dasarnya, ilmu sharaf adalah bagian dari ilmu nahwu. Jadi, Apa perbedaan dari nahwu dan sharaf ?

  • Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari struktur kalimat bahasa arab.
  • Ilmu Sharaf adalah ilmu yang mempelajari perubahan suatu kata ke bentuk lainnya.

Secara sederhana, ilmu sharaf yang memberikan kata-katanya dan ilmu nahwu yang memberikan kaidah susunan dan harakat yang benar. Dalam bahasa arab, perbedaan harakat juga bisa mengakibatkan perbedaaan makna.

Sebagai Contoh :
Zaid Telah Duduk pada Bahasa Arab

Jika kita lihat kalimat tersebut, maka kita bisa melihat peranannya.

Perhatikan pada kata jalasa, ada alasan kenapa yang dipilih adalah kata jalasa. Ada alasan juga kenapa kata zaidun menggunakan harakat dhammah tain dan bukan zaidin ataupun zaidan. Ada alasan juga kenapa kata jalasa diletakkan di depan dan zaidun di belakangnya.

Pembahasan tersebut, adalah ilmu nahwu

Selanjutnya perhatikan pada kata jalasa. Kenapa yang dipakai adalah bentuk jalasa. Padahal, kata jalasa sendiri memiliki 14 bentuk, diantara jalastu, jalasta, dan lainnya.

Nah, pembahasan tersebut termasuk ilmu sharaf.

Setelah memahaminya, kita akan tahu ada perbedaan antara kedua cabang tersebut.

Ketahuilah bahwa ilmu nahwu dan ilmu sharaf ini adalah ilmu alat, yaitu ilmu adalah alat untuk membuka cakwarala islam. Tidak akan kita bisa memahami kitab-kitab, kecuali kita bisa bahasa arab.

Untuk belajar bahasa arab dengan online, admin pintarkuy rekomendasikan belajar dari video youtube di bawah ini. Video-video pembelajaran tersebut dibuat oleh BISA Learning Center (Belajar Islam dan Bahasa Arab)


Semoga kita bisa memahami bahasa arab sehingga bisa bermanfaat dalam belajar dan melakukan kebaikan.

Bedanya Nahwu dan Sharaf pada Bahasa Arab

Tugas sekolah memang terus bertambah. Termasuk tugas Bahasa Indonesia. Diantara pelajaran yang tercantum adalah tentang cerpen atau cerita pendek. Salah satu isi yang bisa dijadikan cerpen ialah tentang biografi teman. Berhubungan admin disuruh buat tugas tersebut, jadi admin share untuk dijadikan contoh saja. Jangan digunakan untuk menjiplak tugas. Dalam cerita pendek ini tentang teman sebangku dan mengandung kalimat langsung serta sedikit majas.

Cerpen Tentang Biografi Teman Sang Kalkulator Sukses

Sang Kalkulator Sukses


Terdapat seorang yang datang dari pangkalan pejuang, tepatnya di Rumah Sakit Militer. Kedatangannya ditunggu-tunggu oleh keluarganya. Suara tembakan yang kini sunyi terganti oleh tangisan bahagia. Udin lahir dari sepasang kekasih yang memiliki selisih usia 13 tahun. Uniknya, Udin lahir 11 Januari 2001. Waktu yang istimewa dikarenakan banyak angka satunya. Tidak semua orang mendapat angka cantik tersebut. Beruntungnya dia mendapat kejutan yang tidak terencana.

Masa kecil Udin dialihkan untuk taman kanak-kanak dekat rumahnya. Setiap hari Pak Kuat mengantar Udin untuk menempuh perjalanan. Udin menjadi anak yang pintar sehingga ia tidak perlu ikut sekolah pendidikan anak usia dini. Kecerdasannya itu membuat ia membawa pulang 3 piala lomba, diantaranya mewarnai, gerak jalan, dan mengeja. Sungguh prestasi yang membanggakan untuk seorang anak lima tahun.

***

Ketika lulus dari masa kanak-kanak, ia melanjuti studi di SD Cendrawasih. Perjalanan ia tempuh tanpa Pak Kuat. SD adalah medan balapan bagi Udin. Hal ini terbukti dari rangking dua besar yang selalu bergulir dengan Adam. Mereka bersaing dengan sehat. Namun, hal itu terhenti ketika kelas empat karena temannya pindah rumah. Udin pun merasa dirinya bebas dari pesaing. Padahal, di atas langit masih ada langit. Udin tidak bisa meremehkan temannya yang lain. Tiba-tiba Gustav menjadi pembalap baru yang handal. Oleh karena itu, Udin tidak bisa lengah. Pesaing tersebut merupakan cambukan keras untuk Udin agar terus giat belajar.

Disamping itu, hati Udin pernah terpanggil oleh seorang perempuan yang bersamanya dalam satu sekolah dari taman kanak-kanak. Parasnya cantik dan rupawan bagaikan pelangi di atas hujan. Harapan ingin memiliki sudah melambung tinggi. Dia tak sadar terhadap bunga yang masih belum mekar dengan baik. Namun, hal tersebut hilang begitu saja ketika lulus.

***

Sikap kerja keras Udin membuatnya bisa memasuki SMP Negeri 12 dengan mudah. Sekolah tersebut termasuk bagus dan letaknya strategis dari rumahnya. Banyak teman baru yang didapatkan. Akan tetapi, tidak semua diambil. Udin hanya dekat dengan teman tanpa kasus kejahatan. Selain itu, eskul futsal dan badminton menjadi teman baiknya ketika SMP.

Udin sering main permainan di rumah temannya saat masih kelas 8. Akan tetapi, karena penasaran, dia mencoba main di warung internet berkat saran temannya. Udin bermain point blank, permainan tembak-tembakan yang sedang populer saat itu. Tak disangka, lama-kelamaan dia menjadi ketagihan. Udin sering bermain dengan temannya di warnet sampai lupa waktu. Setiap tanggal merah, dia gunakan untuk ke warnet. Bahkan, ia pernah bermain hingga larut malam di tahun baru. Tapi di sisi lain, Udin pun tidak pernah sampai membawa bantal ke warnet. Menurutnya, lebih baik dia tidur di rumah karena bisa bebas untuk mengistirahatkan diri.

***

Udin adalah anak yang mandiri. Sejak kelas 9, dia sudah terpikirkan untuk memulai bisnis. Awalnya karena iseng saja. Bisnis yang ia pilih adalah jual beli barang yang ada di permainan tersebut. Dia memilih itu karena permainan sedang populer di kalangan anak muda. Udin merasakan hal yang dirasakan para pebisnis pemula, yaitu susahnya mendapat kepercayaan dari pembeli. Meskipun itu, Udin tidak menyerah. Ia terus mencobanya dengan menggonta-ganti bisnisnya.

Udin pernah mencoba bisnis media sosial dengan menjual jasa pengikut otomatis. Hasilnya pun lumayan memuaskan. Setelah bisnis tersebut gulung tikar, dia beralih bisnis mobile legends. Mobile legends adalah permainan laga yang populer di karangan anak kecil sampai dewasa. Dia memanfaatkan hal tersebut. Tak disangka-sangka, uang yang dihasilkannya pun bertambah banyak. Udin pun bisa membeli barang dengan uang sendiri.

“Lanjutin terus, Nak,” ujar ayahnya dengan bangga.

“Siap, Pak,” ucap Udin dengan semangat.

“Tapi, jangan lupa, kamu adalah seorang pelajar. Jadi, jangan lupa untuk belajar juga ya,” ucap ayahnya yang berlaku bijak.

“Kalau itu sih pastinya, Pak,” jawab Udin dengan senyuman percaya diri.

***

Salah satu hal terindah untuknya yaitu ketika momen perpisahan masa SMP di Yogyakarta. Untuk pertama kali ia memeluk perempuan yang dicintainya. Perempuan itu adalah kembang desa di sekolah. Hal tersebut dilakukannya karena ia masih belum mengerti tentang dirinya. Kejadian tersebut berawal dari pengumuman juara umum. Udin terpilih yang menjadi nomor satu. Sujud syukur pun dilakukannya. Teman-temannya berbangga dengan Udin karena memang dia yang pantas untuk menerimanya. Tangis haru memenuhi kerjadian itu. Banyak orang yang mengucapkan selamat kepadanya.

Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh yang menandakan bahwa ia harus istirahat. Saat Udin masuk kamar, pintu pun berbunyi. Perempuan itu datang dengan tangisan di mukanya. Temannya bilang ia sedih karena tak kuat untuk berpisah. Udin pun berusaha menenangkannya. Rasa hangat pun ia berikan dengan pelukan sayang. Terjadilah penampakan yang tidak pernah Udin bayangkan. Rasa tidak percaya yang terbukti telah dilakukannya. Tak ada oposisi dari kedua pihak. Udin menambah kehangatan dengan mengajaknya makan malam bersama. Akhirnya suasana tenang menghampiri mereka.

Kelanjutan hubungan setelah mereka berpisah pun masih baik-baik saja. Meskipun sudah tidak sering bertukar informasi, tetapi Udin tahu dia tidak memiliki lelaki lain di hatinya. Mereka saling paham tentang konsekuensi cinta. Mereka yakin bahwa jodoh ada di tangan Tuhan.

***

Udin memilih SMAN 1 karena ia melihat peluang dari jalur CIBI. Dia mendaftar dengan teman-teman seperjuangannya. Keberhasilan menghampiri Udin. Dia berhasil masuk kelas istimewa terseubut. Saat awal masuk, raga Udin masih sulit untuk menebar sikap aslinya. Dia butuh adaptasi dengan medan yang baru diinjaknya.

Waktu luang adalah hal yang dimiliki setiap insan. Udin mempergunakannya untuk bermain permainan kesukaannya, yaitu mobile legends. Dia menjalani itu bersama komunitas yang diikutinya. Impiannya yaitu ingin terkenal dengan menjadi pemain saber yang terbaik. Meskipun itu, tidak semua harinya ia berikan kepada permainan tersebut. Dia juga anak yang rajin, suka belajar, dan bisa mengatur waktu.

Hasil perjuanngannya tidak sia-sia. Dia selalu menempati 5 besar di antara teman kelasnya. Akan tetapi, dia tidak pernah memegang piala ketika ikut kompetisi. Bukan berarti hal tersebut menandakan bahwa dia adalah anak yang gagal. Udin sekarang mengerti bahwa banyak orang yang lebih pintar dari dirinya.

Sifat suka menghitung sudah tertanam di hati Udin. Dia mengisi waktu SD, SMP, dan SMA dengan penuh angka di otaknya. Matematika adalah hal yang sering orang kaitkan dengan Udin. Banyak temannya mengatakan bahwa dia adalah Si Jago MTK. Banyak guru matematika yang mengenal Udin. Hal tersebut dibuktikan dari kepintarannya ketika menjawab soal rumit. Anehnya, dia tidak selalu sedia payung sebelum hujan, tetapi hanya mengikuti arus air yang sedang mengalir.

Akhirnya bakat Udin bisa tersalurkan di SMA dengan mengkuti eskul Math Club yang berisikan orang-orang seperti Udin. Bahkan, dia berhasil mengalahkan 3 orang temannya untuk menjadi Sang Pemimpin. Kesukannya terhadap matematika membuatnya ingin mengambil statistik di Universitas Indonesia.

Pembuat : Admin Pintar Kuy

Itu hasil buatan admin, jadikan contoh ya. Jangan dijiplak untuk kecurangan. Buatlah sesuai cerita teman sebangkumu! Lakukan dengan senang hati. Jadilah sebuah cerpen biografi penuh makna.

Semoga dapat bermanfaat bagi pelajar sekalian. Bagikan juga ke teman-temanmu.

Cerpen Tentang Biografi Teman "Sang Kalkulator Sukses"

Bermain game memang seru. Lepas dari pusing dan ribetnya dunia nyata. Pikiran menjadi lapang dan lupa akan masalah. Waktu menjadi terisi dan hati menjadi senang. Hal ini bisa membuat kita menjadi suka bermain game, bahkan jadi kecanduan.

Kecanduan Main Game

Di sisi lain, ada kerugian besar menanti. Diantaranya yaitu waktu luang menjadi hilang dan nikmat kesehatan yang diabaikan. Tidak banyak gamers yang sadar akan akibat itu.

Masalah seperti itu pernah admin rasakan, yaitu kecanduan main game. Keresahan itulah yang membuat admin membuat artikel ini untuk berbagi kepada kalian semua.

Bersyukurlah kamu sadar untuk mencari solusinya. InsyaaAllah kita bisa sama-sama hijrah biar tidak menjadi manusia yang merugi.

Berikut ini adalah cara mengatasi kecanduan bermain game yang ampuh:

1. Niat yang kuat dalam hati


Perlu ada sebuah dorongan untuk melakukan perubahan dan itu pastinya datang dari niat. Ketika kamu sudah membuka artikel ini pun sudah terlihat niatmu.

Akan tetapi, apakah kamu sanggup untuk membuktikan untuk berhenti/membatasi ketagihan bermain game ?

Dibutuhkannya niat kuat disertai tekad untuk menjadi lebih baik.

Sekarang, bertekad dalam hatimu dan katakan pada dirimu “Aku ingin berubah menjadi lebih baik, tidak mau seperti ini terus. Bermain game terus adalah hal yang merugikan. Sekarang saatnya aku berusaha menggapai cita-cita yang ku impikan selama ini!”

*kalimatnya bisa diganti sesuai dirimu

Tunggu, tapi ada yang kurang. Bagaimana jika hari ini aku bertekad, tetapi besok-besok niatku malah berubah dan tetap kecanduan bermain game ?

Nah, kita membutuhkan dukungan lainnya agar tetap bisa. Yuk lanjut nomor 2.

2. Tinjau dari beberapa sisi


Ada beberapa sudut pandang yang mesti sobat pikirkan.

Coba, mulai dari sisi agama. Apa hukum kecanduan bermain game? apakah boleh atau tidak? berdosakah? pastinya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Apalagi waktu sangat berharga.

Selanjutnya lihat dari sisi lain, yaitu orangtua, pekerjaan, sekolah, dan sebagainya. Apakah semua baik-baik saja ketika kamu bermain game ? Nah, kamu pasti tahu jawabannya.

Tambahan juga, kenali dampaknya juga ya agar kamu bisa mengambil manfaatnya. Beberapa dampaknya yaitu kesehatan terganggu, pekerjaan menjadi kacau, pola makan tidak teratur, hubungan sosial tidak akur, timbul penyesalan, dan sebagainya.

3. Hapus gamenya


Ini bagian yang harus kamu relakan. Sobat mesti mengambil langkah ini demi masa depanmu.

Hapuslah game tersebut! karena jika masih ada di pc/gadget mu suatu saat engkau malah tergoda untuk memainkannya lagi.

Kuatlah wahai kawan!

Yakinlah, tidak akan ada kerugian, melainkan kebaikan. Biarkan saja teman-temanmu akan berkata apa, yang penting dirimu.

4. Jangan lihat “Dia” lagi


Sobat yang suka nonton gameplay di youtube, baca-baca artikel di blog, atau follow sosmed gamenya. Udah deh jangan dilakuin lagi!

Tahu gak, kamu bisa terpicu dari situ.

Jangan buat kamu yang udah hapus gamenya, malah jadi pengen install dan main lagi.

5. Buat Jadwal Anti Gabut


Tahukah kamu? Berdasarkan riset admin, kebanyakan remaja memilih bermain game karena dia lagi gabut. Setan membisikkan kepada kita agar kita melakukan kelalaian di saat kita lagi bingung mau ngapain.

Buatlah jadwal setiap harinya, seperti belajar, membantu orangtua, beribadah, dan lainnya. Bahkan, bikin list kalau lagi gabut mau ngapain aja. Pokoknya, jangan sampai jadwal kita kosong.

6. Mulai dari Sekarang


Tips-tips di atas akan pecuma aja kalau nggak dilakuin dari sekarang. Kamu mau riset lanjutan atau konsultasi kemanapun tidak akan beguna.

So, Mulai aja dulu. Kuncinya ada di dirimu.

Kalau tidak kuat, lakukan caranya dengan bertahap tapi konsisten untuk berhenti.

Penutupnya biar afdhol, untuk kamu yang beragama islam, ingatlah hadist berikut

Hadist nikmat yang terlupakan


Jangan lupa berdoa biar kita tidak terjerumus terhadap sesuatu yang merugikan. Kalau kamu merasa peduli dengan teman-temanmu, bagikan ya ke mereka biar mereka juga tahu.

Jika sobat ingin berbagi cerita pengalaman keluar dari kecanduan main game, bisa berkomentar di bawah ini ya.

Kecanduan Main Game? Ini Cara Mengatasinya

Cerpen atau Cerita pendek memang selalu menjadi incaran para pelajar untuk menjadi bahasan di sekolah. Tak jarang siswa disuruh mencari cerpen bahkan lengkap dengan majas, temasuk diriku. Oh iya, cerpen ini adalah buatanku hasil modifikasi dan terinspirasi oleh salah satu video youtube berjudul Salah Sedekah yang dibuat oleh Film Maker Muslim. Berikut ini cerpen islami dan sedih dan sudah lengkap dengan majasnya.

Miskin Sedekah

Aku adalah pohon kokoh yang rapuh. Aku dan keluargaku tinggal di istana mewah sebesar garasi mobil yang penuh dengan hampanya perhiasan. Aku hadapkan keseharian seperti biasanya tanpa penuh cinta. Keseharian yang terkadang membuatku risih terhadapnya. Setiap mendengar ayam berkokok, adik-adikku harus berangkat ke tempat peraduannya.

Keluargaku kini berjalan tanpa adanya kasih sayang seorang bunda. Ibuku meninggal karena kanker di pelepuk matanya. Derasnya air rasa rindu ketika aku mengingatnya. Terlebih lagi, ibuku adalah obat hatiku saat kelam. Akan tetapi, aku tahu ini adalah takdir yang perluku telan.

Takdir yang membuat ibu tidur selamanya, membuat kondisi ayahku memberontak. Setiap hari tubuh ayah menjerit. Nyanyian tersiksa keluar dari mulutnya. Aku menelan ludah sebab tak sanggup menggengamnya. Hal itu membuat ayahku tak bisa lagi menambang seegenggam nasi untuk buah hatinya.

Miskin memang dapat menusuk hati setiap insan. Rasanya aku ingin berteriak. Namun, teriakan itu tak terdengar bagaikan fatamorgana padang pasir. Pengangguran yang kini menghinggap di diriku membuatku tak bisa diam. Hariku isi dengan lautan perjuangan untuk bisa bersandar di pantai putih. Koran terus menggenggam tanganku. Diriku meneliti setiap katanya demi dapat sumber kekuatan untuk hidup.

Serangan bom bertambah ketika Fatimah dan Indah membutuhkan bahan bakar untuk mesin otaknya. Akan tetapi, lautan indah kini sedang surut. Keadaan ini mendesak rumah kami. Aku seorang pemikul beban mesti bangkit dari tidurku. Aku keluar dari istana mewahku sejenak untuk dapatkan bintang di langit.

Berlayarnya aku dari hulu ke hilir. Sejauh mata memandang, aku melihat seorang pasukan oranye yang sedang menerpa kotornya kota. Dia melakukannya dengan hati yang menari-nari. Tak sengaja aku melihatnya dia menggengam setumpuk kertas harum dari bosnya. Seketika dia memberikan pelangi senyumnya kepada para penghafal Al-Quran dan anak yatim. Hatiku tertabrak tembok ketika memperhatikannya. Serentak aku menghampirinya. Aku menanyakan alasan kepadanya.

“Mengapa gaji bapak malah disedekahkan? lebih baik uangnya digunakan untuk keperluan yang lain,” tanyaku penuh kebingungan.

“Saya yakin Allah membalasnya. Balasannya juga tidak harus dengan uang juga, Mas. Bisa juga dengan kesehatan, keluarga harmonis, ataupun umur yang panjang. Terkadang kita saja yang tidak sadar. Kita harus berbaik sangka kepada Allah,” jawabnya dengan penuh keyakinan.

Dia memberikan nyanyian indah yang membuat hati ini mencair. Derasnya air bertekad untuk ikut mengalir dalam arus yang kuat. Aku menerpa bisikan mutiara hitam di hatiku. Aku menjual satu-satunya motorku. Aku langsung menyedekahkan sebagian besar uangnya untuk sedekah.

Tiba-tiba bom atom meledak. Sekujur tubuhku meronta-ronta. Hati ini mulai retak. Ketika aku mendengar kabar dari Fatimah.

“Kak, ayah kak,“ panggil Fatimah dengan panik.

“Ayah kenapa ?” tanyaku dengan jantung yang berdetak cepat.

“Sakit ayah makin parah kak sampai tidak sadarkan diri, Kak,” jawab Fatimah dengan sedih.

“Hah, kenapa bisa ?” tanyaku terkejut mendengarnya.

Segera kami memikulnya ke rumah sakit. Akan tetapi, aku lupa ada meteor jatuh ke tanganku yang aku tak sanggup untuk mendorongnya. Aku mencari-cari pinjaman ke orang di sekitarku. Namun, ku tak dapat meraihnya. Aku ingat bahwa motor andalanku telah dijual. Aku harus dapat melawan hembusan angin topan.

Aku berharap bisa menatap senyum ayahku lagi. Aku pasrahkan ini pada pencipta bumi dan langit. Kami menempuh jalan yang lurus dengan penuh penerangan doa-doa tulus.

Ketika itu datanglah seseorang yang menghampiriku. Awalnya aku ragu terhadap hitamnya bayangan bapak itu. Ternyata dia adalah bagian dari tubuh ayahku dulu bernama Yusuf. Dia menceritakan kisah hebat pada kenangan masa lalu yang pernah mereka jalani. Aku dibuatnya penasaran dan membayangkan betapa subur dan hijaunya taman hidup mereka.

Aku terkagum-kagum pada keringat perjuangan ayahku dulu. Ayahku yang kini sedang terbaring lemahnya di rumah sakit, ternyata seorang yang tangguh.

“Tujuh bulan yang lalu, saya dan teman-teman mencari kontrakan kalian, tetapi tidak ketemu dan tidak punya nomor teleponnya,” ujar bapak itu.

“Saat itu, memang kami pindah dari kontrakan yang lama karena tidak sanggup bayar. Bapak sedang dirawat di Rumah Sakit Jaya Berkah. Saya juga seorang pengangguran yang belum mendapat pekerjaan,” jawabku dengan sedih.

“Hah, bapak kamu sakit ?” terkejutnya bapak itu.

“Iya pak, beliau sedang koma. Kami pun masih bingung tentang biaya pengobatan dan operasinya,” jawabku dengan pasrah.

Aku pun mengajak Pak Yusuf menjenguk jantung hidupku yang sedang sakit. Perlahan-lahan air duka menetes dari penglihatan beliau. Beliau ingin membalas keringat bapakku dulu dengan membayar biaya rumah sakit.

Kebetulan beliau adalah seorang pengais dollar di luar nusantara. Beliau punya secerca cabang kantor di tanah air tercinta. Aku diajaknya untuk memegang salah satu mata airnya.

Kabar baik itu meledakkan senyumku bagaikan pelangi di angkasa. Kami bersyukur ketika mendengarnya. Aku menyesal pernah ragu untuk sedekah. Aku bersujud di himpunan hangat-Nya dengan air membendung di mata. Hidup ini seakan-akan menjadi terang dan ringan.

Terima kasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat. Bagikan juga ke teman-temanmu ya.

Cerpen Islami Sedih "Miskin Sedekah" dengan Majas


Pada saat ini kita kenalan dulu sama salah satu orang yang sudah sangat terkenal karena pengetahuannya di bidang fisika yakni Albert Einstein. Siapa sih yang tidak kenal dengan tokoh yang satu ini, dia sering ada di sebagian besar bab Fisika.


Albert Einstein yakni seorang ilmuwan jenius penerima nobel fisika. Dengan hasratnya untuk menjalankan penelusuran, Einstein dianggap sebagai fisikawan paling berpengaruh abad ke-20.

Albert Einstein lahir pada tanggal 14 Maret 1879 di Ulm, Jerman. Ayahnya adalah Hermann Einstein dan ibunya adalah Pauline Einstein.

Ia memperkenalkan teori relativitas dan juga berperan bagi pengembangan kosmologi, mekanika kuantum, dan mekanika statistika. Sesudah teori relativitas biasa diperkenalkan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia. Keterkenalannya sangatlah luar biasa dalam sejarah. Bahkan, Kata "Einstein" dianggap memiliki arti kecerdasan atau genius

Pada tahun 1921, dia memenangkan Hadiah Nobel untuk fisika sebab penjelasannya seputar efek fotolistrik dan "Pengabdiannya bagi Fisika Teoretis". E=mc² yaitu Rumus yang paling terkenal yang dikemukakan oleh Einstein. Dia meninggal 18 April 1955 di Princeton, New Jersey, AS. Einstein meninggal setelah menolak operasi.


Sebagai fisikawan, Einstein mempunyai banyak inovasi, tetapi dia mungkin paling dikenal banyak orang yaitu teorinya seputar relativitas, persamaan E = MC2, dan efek fotolistrik.


Relativitas umum yaitu teori gravitasi yang dikembangkan oleh Einstein pada tahun 1907-1915. Einstein mengajukan bahwa ruang-waktu yaitu kelengkungan. Tahun 1915, dia merancang persamaan medan Einstein yang mengaitkan kelengkungan ruang-waktu kepada massa, kekuatan, dan momentum.


Relativitas khusus yakni teori Einstein pada tahun 1905 mengenai struktur ruang-waktu. Relativitas khusus ini menunjukkan bahwa kalau dua pengamat berada dalam kerangka acuan lembam dan bergerak dengan kecepatan sama relatif kepada pengamat lain, maka kedua pengamat itu tak bisa menjalankan tes untuk menunjukkan apakah mereka bergerak atau diam.
Coba Anda bayangkan bahwa Anda berada di dalam sebuah kapal selam yang bergerak dengan kecepatan tetap. Anda tak akan bisa mengatakan apakah kapal selam sedang bergerak ataupun diam. Teori relativitas khusus didasarkan pada asumsi bahwa kecepatan cahaya akan sama terhadap semua pengamat yang berada dalam kerangka acuan lembam.


Albert Einstein mengemukakan rumus tersebut didasarkan pengamatannya pada tahun 1905 atas kelakuan objek yang bergerak dengan laju mendekati laju cahaya. Kesimpulannya yang ditariknya dari pengamatan ini ialah bahwa massa sebuah benda hakekatnya ialah sebuah ukuran dari kandungan energi benda itu sendiri.

Sebaliknya, persamaan yang dimaksud mengisyaratkan bahwa segala energi yang ada dalam sistem tertutup memengaruhi massa diam dari sistem. Berdasarkan persamaan tersebut, jumlah maksimum energi yang "bisa didapatkan" dari suatu objek untuk melaksanakan kerja aktif ialah massa objek dikalikan kuadrat dari laju cahaya.Rumus ini juga diaplikasikan untuk menghitung besarnya energi yang diciptakan dalam reaksi nuklir.


Penemuan efek fotolistrik menyebabkan einstein mendapatkan hadiah nobel pada tahun 1921. Efek fotolistrik yakni peristiwa lepasnya elektron dari suatu logam akibat logam tersebut dikenai oleh suatu cahaya dengan frekuensi tertentu.

Pada gambar ilustrasi di atas, Di dalam tabung hampa terdapat 2 elektroda yang terpisah. Pada salah satu bagian tabung, terdapat corong sebagai sumber cahaya. Peralatan tersebut akan terhubung pada sumber DC serta sebuah ampermeter untuk mengukur nilai dari arus listrik.

Ketika sumber cahaya ditutup, maka amperemeter tidak menunjukkan angka tertentu yang menandakan bahwa tidak ada arus listrik yang mengalir di rangkaian. Akan tetapi, Ketika sumber cahaya dibuka dan diarahkan ke arah katoda. Pada amperemeter terdapat angka tertentu yang menunjukkan bahwa arus listrik telah mengalir pada rangkaian.


Pada logam, terdapat banyak sekali elektron bebas yang berkeliaran diantara atom penyusun. Cahaya yang mengandung energi tertentu akan menyentuh elektron ini dan emberikan semua energi yang terkandung di dalamnya kepada elektron. Hal ini menyebabkan elektron memiliki kemampuan untuk melepaskan ikatan.

Jika dikaitkan dengan rangkaian sebelumnya, pada katoda akan terkumpul muatan negatif, atau elektron. Sedangkan pada anoda akan terkumpul muatan positif. Ketika sumber cahaya dinyalakan, Maka gelombang cahaya akan menjalar menuju katoda. Elektron bebas pada permukaan katoda akan terlepas, kemudian akan bergerak menuju anoda. Selanjutnya, elektron akan bergerak menuju katoda kembali. Proses ini dapat menimbulkan arus listrik.


Penghargaan Nobel yaitu penghargaan penghargaan tertinggi bagi mereka yang mempunyai jasa besar terhadap dunia. Perhargaan Nobel diberikan setiap tahunnya kepada orang yang telah melakukan penelitian dan kontribusi yang luar biasa.


Pada tahun 1921, Einstein memenangkan Hadiah Nobel Fisika untuk penjelasan seputar efek fotolistrik. Ia sebetulnya tak dikasih penghargaan hingga tahun selanjutnya sebab keputusan birokratis, dan selama pidato penerimaannya ia masih memilih untuk mengobrol seputar relativitas.


Hadiah Nobel sering menarik kontroversi. Salah satunya yaitu Hadiah Nobel Fisika Albert Einstein.

Sebagai akibat dari perang dunia pertama, Jerman mengalami hiper-inflasi. Pemerintah mencetak lebih banyak uang untuk membayar reparasi perang . Akibatnya, Einstein secara alami terpengaruh oleh krisis tersebut. Albert Einstein membutuhkan uang hadiah nobel karena sedang ada krisis hiper-inflasi yang semakin dalam. Namun setiap tahun, panitia memutuskan untuk tidak melakukan pekerjaannya dengan alasan bahwa teori relativitas tidak terbukti dan masih dipertanyakan. Hadiahnya seharusnya adalah miliknya, namun panitia tersebut menghindarinya.

Antisemitisme sedang meningkat di Jerman. Orang-orang Yahudi dikambinghitamkan karena kekalahan negara dalam perang. Sebagai orang Yahudi dan pasifis, Einstein adalah sasaran yang jelas. Kompleksitas relativitas juga tidak membantu.

Situasi mencapai titik krisis pada tahun 1921. Komite Nobel memutuskan bahwa lebih baik tidak memberikan hadiah sama sekali daripada harus memberikannya pada teori relativitas. Argumen berkecamuk selama satu tahun sampai sebuah kompromi tercapai.



Atas saran Carl Wilhelm Oseen, Einstein akan menerima hadiah 1921 yang ditangguhkan, tapi tidak untuk relativitas. Dia akan diberikan untuk penjelasan tentang efek fotolistrik, sebuah fenomena di mana elektron dipancarkan dari lembaran logam hanya dengan iluminasi tertentu. Karya tersebut telah diterbitkan pada tahun 1905.

Telah dikemukakan bahwa karya ini, yang mengenalkan konsep foton, memiliki dampak lebih besar daripada relativitas. Hal Itu karena mereka tidak yakin dengan teori relativitas dan Einstein memberi kita cara untuk memahami alam semesta secara keseluruhan. Menurut mereka itu adalah lompatan mengejutkan dalam kemampuan intelektual kita. Kutipan Nobel tersebut menyebutkan bahwa Einstein dihormati karena Pengabdiannya terhadap fisika teoritis, dan terutama untuk penemuan hukum efek fotolistrik. Bagi Einstein sendiri mungkin ini terasa seperti tamparan di wajah.

Bukankah Eddington telah membuktikan teorinya? Ya, tapi masalahnya adalah pengamatan Eddington tidak sempurna dan dia telah membuang data yang dia anggap miskin dari analisis terakhirnya. Jadi, Hadiah Nobel untuk relativitas tidak pernah diberikan.


http://pia.himapfis.unsri.org
8th Physics In Action

Albert Einstein, Sang Ilmuwan Jenius Penerima Nobel Fisika (8th Physics In Action)


Judul buku: Rudy - Kisah Masa Muda Sang Visioner
Penulis: Gina S. Noer
Penerbit: Bentang Pustaka dan THC Mandiri
Tahun terbit: September 2015
Tebal buku: 266 halaman


Buku ini memang kisah tentang masa kecil dan masa muda B.J. Habibie atau yang biasa dipanggil Rudy.

Kisah Rudy yang penuh rasa ingin tahu. Berbeda dengan anak kebanyakan yang senang bermain, Rudy lebih senang berpikir dan mencari jawaban akan rasa ingin tahunya. Selalu ada pertanyaan di benak Rudy, dan jika ia tidak bisa mendapatkan jawabannya dari Papi (Alwi Abdul Jalil Habibie) atau dari buku-buku yang dibawakan Papi, Rudy akan melakukan eksperimen sendiri untuk mendapatkan jawabannya.

Buku ini terdiri dari satu prolog, 3 babak dan satu epilog. Selain itu terdapat foto-foto yang sangat "berbicara" di dalam buku ini. Foto-foto itu bukan hanya sebagai pelengkap tapi juga mengungkapkan lebih banyak hal. Saya merasa pemilihan fotonya benar-benar tepat.

Prolog merupakan potongan kisah ketika Rudy diantar keluarga dan kerabat di bandara untuk berangkat ke Jerman. Ada harapan dan keraguan yang saling melintas di benak Rudy saat harus menaiki pesawat yang akan membawanya jauh dari rumah. Sebuah perjalanan yang akan mengubah hidupnya selamanya.

Babak 1 adalah babak dengan rentang kisah masa kecil Rudy hingga ia kuliah di Bandung. Bukan hanya berisi kisah masa kecil yang penuh kenakalan dan kelucuan tapi juga masa kelam saat harus mengungsi karena perang dan masa duka karena Papi meninggal.

Dalam babak ini diungkap bagaimana cara Papi dan Mami mendidik putra-putrinya. Bahwa prinsip dan visi merekalah yang mengakar kuat dalam diri Rudy.

Di babak 2 terdapat kisah-kisah Rudy setelah tiba di Jerman dan memulai kuliahnya. Kehidupan yang penuh kerja keras bukan hanya dalam hal pendidikan tapi juga dalam hal bertahan hidup. Rudy yang tak pintar bergaul dan tak sabaran harus beradaptasi dengan lingkungan, hingga ia bisa menemukan sahabat sejati. Dalam babak ini juga terlihat jelas bahwa Rudy memang tak pernah tertarik dengan politik sejak awal. Ia bahkan berani menentang kehendak Presiden Soekarno dan tetap mempertahankan prinsip-prinsipnya.

Dan bukan hanya Rudy saja yang berjuang di negeri orang dengan kiriman uang yang tak pasti datangnya. Di sisi lain ada perjuangan Mami dan saudari Rudy yang berjuang mengumpulkan uang untuk dikirim ke Jerman.

Yang paling menarik tentunya adalah Babak 3 yang bercerita bagaimana Rudy diseret pulang dan dipaksa bertemu Ainun. Rudy yang semula cuek dan enggan bertemu Ainun akhirnya luluh juga. Ini babak yang lebih singkat dibanding dua babak sebelumnya. Dan dengan menikahnya Rudy dengan Ainun maka berakhir pulalah masa muda sang visioner.

Namun masih ada bentangan masa yang harus diperjuangkan termasuk cita-cita yang oleh sebagian besar orang dianggap mustahil. Tapi bukan Rudy namanya kalau tidak keras kepala dan berhenti bekerja keras.

Membaca buku ini memberi banyak pengalaman berharga bagi saya. Bahwa setiap orangtua tak pernah sengaja bersikap pilih kasih tapi orangtua yang baik tahu bagaimana membuat skala prioritas, mana yang harus diutamakan. Dan keluarga adalah penyokong, tak boleh saling iri, semua berdiri sama tinggi dengan kapasitas masing-masing.

Buku ini membuka mata saya bahwa orangtua lah saka guru utama. Apa yang kita tanamkan akan selalu dibawa anak-anak sampai dewasa. Bahwa anak-anak adalah harapan. Bahwa cita-cita mereka haram disebut mustahil.

Cita-cita selalu akan berhasil dengan pengorbanan, kerja keras, kekeraskepalaan, dukungan keluarga, sahabat dan orang tercinta dan inspirasi yang mengakar kuat di dada. Yang tentunya adalah... rasa cinta pada Indonesia.

"Kamu harus jadi mata air. Kalau kamu baik, semua yang di sekelilingmu juga akan baik. Kalau kamu kotor, semua yang di sekitarmu akan mati. Mata air memberi kebaikan tanpa pilih-pilih." - Alwi Habibie

Resensi Buku RUDY : Kisah Masa Muda Sang Visioner

Berikut ini Laporan praktikum kimia tentang senyawa hidrokarbon dengan alat molymod yang disediakan oleh sekolah.


Molymod adalah suatu alat peraga untuk menggambarkan bentuk suatu molekul. Molymod biasanya terbuat dari plastik berupa bulatan-bulatan yang dihubungkan oleh suatu batangan. Bulatan tersebut bertindak sebagai suatu atom sedangkan batangannya sebagai ikatan. Bulatan mempunyai warna-warna yang berbeda untuk membedakan mana yang bertindak sebagai atom pusat dan yang bertindak sebagai atom yang terikat pada atom pusat. Molymod tersebut dapat dibongkar pasang sesuai dengan bentuk molekul yang diinginkan.

Alat dan Bahan : Molymod 1 set

Cara Kerja :

1. Siapkan seperangkat model molekul (molymod)
2. Bukalah kotak molymod
3. Pilih bola-bola yang berwarna putih (untuk hidro) dan hitam (untuk karbon), karena kami akan membuat rangkaian molekul hidrokarbon
4. Baca dan gunakan buku petunjuk untuk membuat rangkaian molekul tersebut.


ALKANA

2,2 - dimetilpropana



ALKENA

2 – metil – 3 – heksena



ALKUNA

3,3 - dimetil - 1 - butuna



Kesimpulan

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa :
  1. Melalui model molekul (molymod) dapat mempermudah dalam memahami struktur tiga dimensi suatu molekul baik isomer maupun struktur dari molekul itu sendiri.
  2. Visualisasi atau penggambaran senyawa-senyawa organik dengan menggunakan molymod jauh lebih memudahkan kita untuk mengetahui posisi stabil yang dapat dibentuk oleh suatu senyawa.
  3. Reaksi-reaksi kimia dapat dipelajari dari molymod adalah pemutusan ikatan rangkap dan pembentukan kembali ikatan yang baru dengan sifat senyawa yang berbeda.

Laporan Praktikum Kimia “Senyawa Hidrokarbon” dengan Molymod