Ingin belajar bahasa arab tapi bingung mulai dari mana ?

Sebelumnya perlu diketahui, bahasa arab memiliki beberapa cabang ilmu, diantaranya ilmu nahwu, sharaf, mantiq, balaghoh, dan arudh.

Namun, diantara cabang-cabang tersebut, ada dua ilmu dasar yang mesti pemula kuasai terlebih dahulu, yaitu ilmu nahwu dan ilmu sharaf. Dengan mempelajarinya, insyaaAllah kita bisa membuat kalimat dalam bahasa arab dengan benar sesuai kaidahnya.

Adapun cabang ilmu lainnya selain nahwu dan sharaf (mantiq, balaghoh, arudh, dll) sudah bukan mempelajari tentang cara membut kalimat, tetapi sudah berbicara tentang membuat kalimat yang indah secara susunan ataupun maknanya.

Perbedaan Nahwu Sharaf


Pada dasarnya, ilmu sharaf adalah bagian dari ilmu nahwu. Jadi, Apa perbedaan dari nahwu dan sharaf ?

  • Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari struktur kalimat bahasa arab.
  • Ilmu Sharaf adalah ilmu yang mempelajari perubahan suatu kata ke bentuk lainnya.

Secara sederhana, ilmu sharaf yang memberikan kata-katanya dan ilmu nahwu yang memberikan kaidah susunan dan harakat yang benar. Dalam bahasa arab, perbedaan harakat juga bisa mengakibatkan perbedaaan makna.

Sebagai Contoh :
Zaid Telah Duduk pada Bahasa Arab

Jika kita lihat kalimat tersebut, maka kita bisa melihat peranannya.

Perhatikan pada kata jalasa, ada alasan kenapa yang dipilih adalah kata jalasa. Ada alasan juga kenapa kata zaidun menggunakan harakat dhammah tain dan bukan zaidin ataupun zaidan. Ada alasan juga kenapa kata jalasa diletakkan di depan dan zaidun di belakangnya.

Pembahasan tersebut, adalah ilmu nahwu

Selanjutnya perhatikan pada kata jalasa. Kenapa yang dipakai adalah bentuk jalasa. Padahal, kata jalasa sendiri memiliki 14 bentuk, diantara jalastu, jalasta, dan lainnya.

Nah, pembahasan tersebut termasuk ilmu sharaf.

Setelah memahaminya, kita akan tahu ada perbedaan antara kedua cabang tersebut.

Ketahuilah bahwa ilmu nahwu dan ilmu sharaf ini adalah ilmu alat, yaitu ilmu adalah alat untuk membuka cakwarala islam. Tidak akan kita bisa memahami kitab-kitab, kecuali kita bisa bahasa arab.

Untuk belajar bahasa arab dengan online, admin pintarkuy rekomendasikan belajar dari video youtube di bawah ini. Video-video pembelajaran tersebut dibuat oleh BISA Learning Center (Belajar Islam dan Bahasa Arab)


Semoga kita bisa memahami bahasa arab sehingga bisa bermanfaat dalam belajar dan melakukan kebaikan.

Bedanya Nahwu dan Sharaf pada Bahasa Arab

Ingin belajar bahasa arab tapi bingung mulai dari mana ?

Sebelumnya perlu diketahui, bahasa arab memiliki beberapa cabang ilmu, diantaranya ilmu nahwu, sharaf, mantiq, balaghoh, dan arudh.

Namun, diantara cabang-cabang tersebut, ada dua ilmu dasar yang mesti pemula kuasai terlebih dahulu, yaitu ilmu nahwu dan ilmu sharaf. Dengan mempelajarinya, insyaaAllah kita bisa membuat kalimat dalam bahasa arab dengan benar sesuai kaidahnya.

Adapun cabang ilmu lainnya selain nahwu dan sharaf (mantiq, balaghoh, arudh, dll) sudah bukan mempelajari tentang cara membut kalimat, tetapi sudah berbicara tentang membuat kalimat yang indah secara susunan ataupun maknanya.

Perbedaan Nahwu Sharaf


Pada dasarnya, ilmu sharaf adalah bagian dari ilmu nahwu. Jadi, Apa perbedaan dari nahwu dan sharaf ?

  • Ilmu Nahwu adalah ilmu yang mempelajari struktur kalimat bahasa arab.
  • Ilmu Sharaf adalah ilmu yang mempelajari perubahan suatu kata ke bentuk lainnya.

Secara sederhana, ilmu sharaf yang memberikan kata-katanya dan ilmu nahwu yang memberikan kaidah susunan dan harakat yang benar. Dalam bahasa arab, perbedaan harakat juga bisa mengakibatkan perbedaaan makna.

Sebagai Contoh :
Zaid Telah Duduk pada Bahasa Arab

Jika kita lihat kalimat tersebut, maka kita bisa melihat peranannya.

Perhatikan pada kata jalasa, ada alasan kenapa yang dipilih adalah kata jalasa. Ada alasan juga kenapa kata zaidun menggunakan harakat dhammah tain dan bukan zaidin ataupun zaidan. Ada alasan juga kenapa kata jalasa diletakkan di depan dan zaidun di belakangnya.

Pembahasan tersebut, adalah ilmu nahwu

Selanjutnya perhatikan pada kata jalasa. Kenapa yang dipakai adalah bentuk jalasa. Padahal, kata jalasa sendiri memiliki 14 bentuk, diantara jalastu, jalasta, dan lainnya.

Nah, pembahasan tersebut termasuk ilmu sharaf.

Setelah memahaminya, kita akan tahu ada perbedaan antara kedua cabang tersebut.

Ketahuilah bahwa ilmu nahwu dan ilmu sharaf ini adalah ilmu alat, yaitu ilmu adalah alat untuk membuka cakwarala islam. Tidak akan kita bisa memahami kitab-kitab, kecuali kita bisa bahasa arab.

Untuk belajar bahasa arab dengan online, admin pintarkuy rekomendasikan belajar dari video youtube di bawah ini. Video-video pembelajaran tersebut dibuat oleh BISA Learning Center (Belajar Islam dan Bahasa Arab)


Semoga kita bisa memahami bahasa arab sehingga bisa bermanfaat dalam belajar dan melakukan kebaikan.

1 komentar:

Kuy sobat pintar agar tidak komentar yang mengandung SARA, SPAM, dan keburukan lainnya